Logo
Masjid KH Wahid Hasyim
Deskripsi / Slogan Masjid Anda

Sejarah Masjid KH.A. Wahid Hasyim

Sejarah Masjid KH.A. Wahid Hasyim

Masjid KH.A. Wahid Hasyim berdiri sebagai simbol penguatan nilai-nilai spiritual, kebersamaan, dan integritas di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan Republik Indonesia. Berlokasi strategis di kawasan Jalan Gatot Subroto Kavling 44, Jakarta Selatan, tepat di antara Gedung Vokasi dan Gedung Pusat Pasar Kerja, masjid ini menjadi pusat pembinaan keagamaan sekaligus ruang persatuan bagi seluruh pegawai dan masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Pembangunan dan renovasi masjid ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya peningkatan fasilitas pelayanan publik dan sarana ibadah di lingkungan Kementerian Ketenagakerjaan. Keberadaannya di kompleks yang menjadi pusat pengembangan vokasi dan layanan pasar kerja mencerminkan komitmen bahwa pembangunan sumber daya manusia tidak hanya berorientasi pada peningkatan kompetensi dan produktivitas, tetapi juga pada penguatan karakter, moral, dan spiritual. (ppid.kemnaker.go.id)

Nama KH.A. Wahid Hasyim diabadikan sebagai penghormatan kepada KH. Abdul Wahid Hasyim, seorang tokoh bangsa yang dikenal sebagai ulama, negarawan, pembaru pendidikan Islam, dan pejuang kemerdekaan Indonesia. Melalui pemikiran dan keteladanannya, beliau telah meletakkan dasar penting bagi pengembangan pendidikan, moderasi beragama, serta persatuan bangsa yang terus relevan hingga saat ini.

Masjid KH.A. Wahid Hasyim diresmikan pada 20 Oktober 2024, bertepatan dengan momentum penting perjalanan bangsa Indonesia menuju era pembangunan yang semakin maju dan inklusif. Peresmian tersebut menandai hadirnya rumah ibadah yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat pelaksanaan salat dan kegiatan keagamaan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan akhlak, pengembangan wawasan keislaman, serta penguatan nilai-nilai kebangsaan bagi seluruh insan ketenagakerjaan.

Sejak diresmikan, Masjid KH.A. Wahid Hasyim menjadi tempat penyelenggaraan berbagai kegiatan keagamaan, seperti salat berjamaah, kajian Islam, peringatan hari besar keagamaan, pembinaan rohani pegawai, serta kegiatan sosial kemasyarakatan. Kehadirannya di lingkungan yang menjadi pusat layanan ketenagakerjaan nasional diharapkan dapat memberikan keseimbangan antara profesionalisme kerja dan kehidupan spiritual.

Dengan mengusung semangat keteladanan KH.A. Wahid Hasyim, masjid ini diharapkan terus menjadi sumber inspirasi dalam membangun insan ketenagakerjaan yang beriman, berakhlak mulia, kompeten, dan berdaya saing, sekaligus menjadi simbol harmonisasi antara pembangunan manusia, pelayanan publik, dan pengabdian kepada bangsa dan negara.


Motto Masjid KH.A. Wahid Hasyim

"Memperkuat Iman, Membangun Karakter, Melayani dengan Integritas."